Senin, 03 Februari 2014

Alur Kerja Proyek EPC

http://www.mediaproyek.com/

Setelah pada kesempatan yang lalu telah kita bahas tentang Proyek EPC Beserta Segenap Problematikanya, pada kesempatan kali ini akan kami bahas tentang Alur Kerja Proyek EPC.

Pelaksanaan proyek EPC diawali dengan kegiatan engineering yang meliputi kegiatan engineering dasar dan rinci. Kegiatan engineering dasar dimulai dengan pengembangan rancang bangun dan perekayasaan proses yang diperoleh dari pemilik teknologi. Kemudian dilakukan optimalisasi terhadap konsepsi desain dan diagram alir proses, yang dilanjutkan dengan pengembangan plot plant pabrik atau suatu fasilitas tertentu. Pada tahapan ini konsepsi dasar dari sistem kontrol suatu fasilitas mulai ditentukan, demikian juga dengan pengembangan spesifikasi peralatan-peralatan fasilitas. Sedangkan pada kegiatan engineering rinci dilakukan rancang bangun dan perekayasaan sipil dan struktur, pemipaan, kelistrikan serta instrumentasi. Dengan banyaknya jenis kegiatan engineering yang dilakukan dibutuhkan kemampuan dalam mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu keteknikan seperti proses, mekanikal (process equipment, machinery, furnace), sipil dan struktur, piping, elektrikal dan instrument engineering.

Kegiatan Procurement meliputi kegiatan-kegiatan pembelian, ekspedisi, pengapalan dan transportasi, serta inspeksi dan pengendalian mutu untuk seluruh peralatan dan material pabrik. Peralatan dan material yang dibeli bisa berasal dari dalam maupun luar negeri. Setelah barang yang dibeli tiba dilokasi proyek kegiatan selanjutnya adalah penyimpanan dan mengeluarkan untuk keperluan konstruksi. Kegiatan procurement tidak hanya terfokus pada pengadaan barang saja, tetapi juga pengadaan jasa seperti jasa konstruksi yang perlu dilakukan subkontrak.

Kegiatan konstruksi dilaksanakan dengan menggunakan kombinasi sistem penanganan baik secara langsung (direct hire) maupun subkontrak. Kegiatan ini meliputi perencanaan konstruksi penyiapan lahan, pemancangan, konstruksi pondasi dan struktur baja, instalasi peralatan mekanikal, pemipaan, instalasi listrik, instalasi intrumentasi dan sistem kontrol. Sesuai skema EPC pemilik memberi kepercayaan kepada kontraktor untuk mengerjakan proyek mulai dari tahap desain engineering, melakukan pembelian material dan peralatan, melaksanakan konstruksi, serta melakukan testing dan commissioning hingga suatu fasilitas yang telah berhasil dibangun dapat menghasilkan suatu performansi / produk tertentu dengan kualitas dan kapasitas yang dikehendaki Pemilik. Jadi bagian akhir dari lingkup pekerjaan kontraktor adalah melakukan testing terhadap fasilitas yang dibangun untuk memastikan fasilitas telah mampu menghasilkan suatu produk dengan kapasitas dan spesifikasi tertentu.

Demikian sedikit ulasan tentang alur kerja proyek EPC. Terima kasih.




Minggu, 02 Februari 2014

Tips Mengatasi Rembesan Air Pada Dinding Yang Berdempetan

http://www.mediaproyek.com/

Bagi anda yang tinggal di perumahan yang berderet, mungkin anda sering mengalami masalah adanya rembesan air pada dinding anda yang berdempetan dengan dinding tetangga anda. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Pada kesempatan kali ini, kami akan berbagi sedikit hal cara mengatasi rembesan air pada dinding yang berdempetan dengan dinding tetangga.

Mengatasi rembesan air didinding yang berdempetan dengan tetangga tentunya sedikit menyulitkan. Perbaikan biasanya bisa dilakukan disalah satu sisi saja, untuk mengeceknya pun cukup sulit karena tidak cukup area untuk pengecekan secara maksimal karena rata-rata rumah seperti ini tidak memiliki cukup ruang untuk renovasi. Dinding yang berdempetan ini biasanya tidak bersinggungan langsung dengan air karena tertutup oleh atap di kedua rumah.

Sebelum melakukan perbaikan, hal yang pertama dilakukan adalah menganalisa tempat rembesan tersebut. Rembesan yang terlihat pada bagian bawah dinding biasanya bisa disebabkan air tanah yang diresap oleh dinding anda, sedangkan jika bekas rembesan berasal dari atas berarti memang air hujan. Rembesan yang terjadi pada bagian tengah dinding bisa akibat fungsi ruangan yang berbatasan dengan dinding anda seperti kamar mandi.

Rembesan biasanya terjadi pada dinding yang berseberangan terdapat pada bagian atas. untuk itu cara mengatasinya adalah dengan dengan menggunakan adukan trasraam. Lapisi dengan antibocor dan untuk menghilangkan noda tersebut anda harus melakukan pengupasan dan plester dinding anda. Mengecatnya langsung dengan cat anti bocor bukanlah cara yang baik karena selain noda tersebut tidak akan hilang juga noda tersebut akan semakin meluas. Saat memplester kembali dinding anda, tambahkan redseal pada plester atau menambahkan weldcreate.

Mungkin anda kurang mengenal jenis adukan tersebut, sedikit penjelasan untuk anda, readseal adalah cat pelapis anti lembab, dan weldreate adalah zat adiktif campuran mortar sebagai bahan pelapis anti air. Jika terdapat retakan pada daerah bernoda tersebut bisa anda gunakan campuran mortar semen dan weldgrout, ini berlaku untuk retakan kurang dari 1 mm. Sedangakan retakan yang melebihi 1 mm anda sebaiknya memotong area tersebut dengan betel dan bersihkan kemudian lembabkan agar campuran mortar dan weldgrout terpasang dengan sempurna.

Demikian sedikit tips mengatasi rembesan air pada dinding yang berdempetan. Semoga bermanfaat.




Pemkab Kendal Berencana Bangun Embung


Kendal - Pemerintah Kabupaten Kendal berencana membangun empat embung untuk menampung air hujan di kecamatan yang berada di wilayah atas. Pembangunan embung tersebut untuk mengantisipasi banjir. Empat embung tersebut menurut rencana akan di bangun di Kecamatan Boja, Kaliwungu, Sukorejo, dan Weleri.

Sekda Kendal Bambang Dwiyono mengatakan, keberadaan embung sebagai penampungan air ketika musim penghujan sangat diperlukan. Menurutnya, sekarang ini bendungan yang dimiliki Kendal belum maksimal menampung curah hujan yang tinggi. ”Pembangunan embung bisa mengendalikan curah hujan yang tinggi, sehingga mampu menekan banjir di wilayah bawah,” katanya.

Dia mengatakan, pembangunan embung selain untuk penampung air pada musim hujan, pada musim kemarau bermanfaat untuk irigasi pertanian, sehingga petani tidak akan kekurangan air untuk mengairi sawahnya.

”Pada musim hujan air yang berlimpah seolah terbuang percuma. Sebaliknya pada saat kemarau sejumlah lahan pertanian cenderung kekurangan air,” tutur dia.

Bambang menjelaskan, pembuatan embung atau tandon air itu memerlukan detail engineering design (DED) dan studi kelayakan. Embung harus dibangun dimana yang bisa menampung curah hujan dan bagaimana dampaknya terhadap alam sekitar termasuk masyarakat juga harus dipikirkan.

”Anggaran DED dan studi kelayakan pembangunan embung tersebut akan kami masukan pada APBD Perubahan 2014,” terangnya.

Kabupaten Kendal, lanjut dia, saat ini mempunyai beberapa bendungan untuk menampung curah hujan, tetapi bendungan tersebut belum maksimal, sehingga ketika curah hujan tinggi, air menjadi tidak terkendali dan aliran air menuju ke wilayah Kendal bawah. ”Keberadaan embung sangat dirasakan sekarang ini, karena banjir terus terjadi di Kendal,” kata dia.




Lowongan Kerja || Workshop Manager (Balikpapan)



Workshop Manager
PT. Pengelola Limbah Kutai Kartanegara
Jl. Jend. Sudirman No. 14-15 Balikpapan
Kalimantan Timur, Indonesia 76114

Requirements :
  • Male.
  • Maximum age 35 years old.
  • Working experience as Workshop Manager minimum 3 years.
  • Minimum education Bachelor Degree (S1) in Environmental, Chemical, Mechanical, Electrical Engineering or related major.
  • Ability to make Cost Budget Estimate Plan and manage cost control of the workshop projects.
  • Posses written, great communication skills, creativity and ability to work closely with key customers, technical resources, team projects and others to succesfully deliver assigned projects.
  • Experience & skills in understanding, gathering, and documenting.
  • Strong attention to detail and excellent documentation skills.
  • Excellent leadership skills to direct, motivate project team members to achieve succesful project completion.
  • Has positive attitude & personality, discipline, highly self motivated and responsibility.
  • Critical thinking, problem solving skills, hard working, and has high enthusiasm towards work.
  • Able to work well in team and under pressure.
  • Willing to work on weekend or overtime if needed.
  • Willing to work and visit sites location.
  • Highly Competence in Microsoft Office and any software program related to the work.
  • Fluent in English both oral and written.
  • Willing to be placed in Samboja and Balikpapan.

Company Overview :
PT Pengelola Limbah Kutai Kartanegara ( PLKK ) was established in 2003 initially providing disposal services for Oil and Gas Industrial Waste and General Mining Industries. PT. Pengelola Limbah Kutai Kartanegera Main office is located in Balikpapan and over the years we expanded throughout east Kalimantan (Balikpapan, Muara Badak, Bontang, and Samboja ). For further information please find our website: www.plkk.co.id.

Closing Date :
28 Februari 2014.


Please send your complete Curriculum Vitae, Application Letter, Academic Transcript and Recent Photograph to :
hrd@plkk.co.id




Sabtu, 01 Februari 2014

Lowongan Kerja || Site Manager



Site Manager
PT. Ito Taka Construction
Jl. Jend. Sudirman Kav 47-48
Jakarta Selatan 12930

Responsibilities :
  • Mengawasi dan bertanggungjawab atas jalannya proyek.
  • Mengkoordinasi semua hal di lapangan.
  • Melaksanakan jadwal kerja dan membuat laporan berkala mengenai progres proyek.

Requirements :
  • Pria.
  • Usia minimal 30 tahun.
  • Pendidikan minimal S1 Teknik Sipil.
  • Memiliki pengalaman dibidang yang sama kurang lebih 3 tahun.
  • Berpengalaman dalam bidang konstruksi bangunan gedung / pabrik, sipil dan ME lainnya.
  • Menguasai program MS. Office, MS. Project, Autocad, dll.
  • Mempunyai jiwa kepemimpinan, bertanggungjawab dan bisa berorientasi.
  • Menguasai manajemen proyek dan mampu bekerja dibawah tekanan.
  • Domisili Jabodetabek.

Company Overview :
PT. ITO TAKA CONSTRUCTION
from Shizuoka Japan

Puties Contents : General Contractor
Location : Plaza Sentral 7th floor
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 47-48
Jakarta 12930

Project Reference

A. Constructed Work :
1. PT. Sakuma Indonesia (Interior Works)
2. PT. Kawai Kasei Indonesia (Design and Build)
3. PT. Sanki Cranes Indonesia (Design and Build)
4. PT. KCF Indonesia (Design and Build)
5. PT. Fumakilla Indonesia (Renovation)
6. PT. HI-Tech Ink. Indonesia (Renovation)
7. PT. S-Factory Indonesia (Partition & Machine Foundation Work)
8. PT. Marutake Miyama Indonesia (Design and Build)
9. Guest House Malibu Deltamas (Design and Build)
10. PT. Fukuyama Indonesia (Design and Build)

B. Under Design & Construction
1. PT. Intikertasindo (Design and Build)
2. PT. Sasahara Indonesia (Design and Build)
3. PT. Ohkuma Industries Indonesia (Design and Build)
4. PT. Unicraft Nagura Indonesia (Design and Build)
5. PT. Frina Lestari Indonesia (Construction Management)

Closing Date :
27 Februari 2014.


Bila anda memenuhi kualifikasi di atas, silahkan kirim CV lengkap beserta pas photo terbaru ke :
hrd@itotaka.co.id




Mengenal CCTV

http://www.mediaproyek.com/

Pada paket pekerjaan elektrikal dalam sebuah proyek, ada kalanya kita menjumpai paket pekerjaan CCTV. CCTV dibutuhkan untuk menunjang sistem keamanan gedung tersebut. Lalu apa itu CCTV? Mungkin sebagian diantara kita sudah familiar terhadap CCTV. Tapi sebagian lain belum mengenal apa itu CCTV.

Pada kesempatan kali ini akan kami postingkan pengenalan tentang CCTV. CCTV yang artinya Closed Circuit Television adalah penggunaan kamera video untuk mengirimkan sinyal ke sebuah tempat tertentu, pada satu set monitor terbatas. Ini berbeda dari siaran televisi dalam sinyal tidak ditransmisikan secara terbuka, meskipun mungkin mempekerjakan titik ke titik (P2P), point to multipoint, atau link nirkabel mesh.

Pada umumnya CCTV digunakan sebagai pelengkap keamanan dan banyak dipakai di dalam industri-industri seperti militer, bandara, toko, kantor, pabrik dan bahkan sekarang perumahan pun telah banyak yang menggunakan teknologi ini.

CCTV sebagai satu kesatuan system mepunyai beberapa perlengkapan yaitu:
1. Kamera
Kamera CCTV ini berfungsi sebagai alat pengambil gambar. Ada beberapa tipe kamera yang membedakan dari segi kualitas, penggunaan dan fungsinya. Dua hal yang paling utama adalah :
  • Kamera CCTV analog. Kamera analog menggunakan satu solid kable untuk setiap kamera yang berarti, setiap kamera akan harus terhubung ke DVR atau system secara langsung
  • Kamera CCTV Network. Kamera Network atau yang biasa di sebut IP Kamera, bisa menggunakan jejaring yang berarti akan menghemat dari segi installasi karena network bersifat pararel dan bercabang tidak memerlukan satu kabel khusus untuk tiap kamera dalam pengaksesannya.

2. DVR (Digital Video Recorder)
DVR (Digital Video Recorder) adalah sistem yang digunakan oleh kamera CCTV untuk merekam semua gambar yang di kirim oleh kamera dalam sistem ini banyak fitur yang bisa kita manfaatkan untuk pelengkap keamanan, salah satunya adalah merekam semua kejadian dan hasil rekaman ini yang biasa digunakan di dalam peradilan untuk membuktikan suatu kejadian dalam sebuah sistem kamera, jumlah dan kualitas rekaman akan ditentukan oleh DVR ini.

Demikian sedikit gambaran tentang CCTV. Terima kasih.




Proyek Tol Mojokerto-Jombang Terhambat Hujan


Jombang - Tingginya curah hujan beberapa bulan terakhir menjadi hambatan kontraktor pelaksana fisik jalan tol trans jawa yang melintas di Kabupaten Jombang dan Mojokerto dalam menyelesaikan pekerjaannya. Kendati demikian, pihak investor tetap
optimistis target penyelesaian ruas jalan itu akan tuntas tahun ini.

Demikian disampaikan Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI) Legowo, Kamis (30/1/2014). "Beberapa bulan terakhir ini curah huna cukup tinggi, hal itui membuat kita tidak bisa bergerak cepat. Namun demikian kami tetap yakin bisa memenuhi hard target penyelesaian di tahun ini," ujar Legowo dalam rilisnya kepada beritajatim.com.

MHI yang berdiri sejak 2006, adalah pemegang hak konsesi ruas tol Mojokerto Jombang sepanjang 40.5 kilometer. Sejak tahun 2011, saham mayoritas perusahaan ini dimiliki PT Astratel Nusantara menjadi pemegang saham mayoritas. Tol Mojokerto - Jombang ini merupakan ruas tol ketiga yang dikelola Astra setelah Tangerang - Merak dan Kunciran - Serpong.

Dalam membangun tol Mojokerto Jombang, MHI membagi dalam 4 seksi, yakni seksi 1, 2 dan 4 melintasi Kabupaten Jombang, sedangkan seksi 3 seluruhnya di Mojokerto.

Di katakan Legowo, saat ini progres pembangunan fisik di seksi 1 sudah mencapai 55 persen dari lahan yang sudah dibebaskan 98 persen, kemudian di seksi 2 lahan bebas mencapai 80 persen dengan pekerjaan fisik 40 persen, dan di seksi 3 pembebasan lahan sudah mencapai 67
persen. "Di seksi 3, mudah-mudahan di awal Maret nanti sudah bisa dilakukan mobilisasi pekerjaan konstruksinya. Dan dalam jangka waktu 10 bulan, kami targetkan sudah selesai semuanya," tambahnya.

Selain kondisi alam, hambatan lain dalam menjalankan program pemerintah ini adalah pembebasan lahan. Seperti di seksi 1 misalnya, kata Legowo, meski tinggal 2 persen yang belum bebas, tapi posisi lahan tersebut sangat krusial atau berada pada titik-titik strategis konstruksi jalan. Warga pemilik lahan tersebut, sampai saat ini belum menerima uang ganti rugi yang telah tetapkan pemerintah. "Untuk proses pemberian ganti ruginya, saat ini masuk masa konsinyasi. Uang ganti rugi oleh pemerintah sudah di titipkan di pengadilan negeri," kata Legowo.

Proses konsinyasi ini merujuk pada ketentuan Pasal 34 Peraturan Kepala Kantor BPN No. 3/2007. Dalam peraturan itu disebutkan, musyawarah rencana pembangunan untuk kepentingan umum di lokasi yang telah di tentukan dianggap tercapai kesepakatan, apabila 75 % dari luas tanah yang di perlukan telah diperoleh, atau jumlah pemilik telah menyetujui besarnya Uang Ganti Rugi.

Sementara dari kebutuhan lahan untuk ruas tol Mojokerto Jombang seluas 1.299.732 m2 yang dimiliki 1.503, saat ini sudah terpenuhi lebih dari 90 %. "Yang perlu dipahami di sini adalah, bahwa pembebasan lahan untuk tol itu bukan proses jual beli dengan swasta. Ini merupakan proses pengalihan lahan untuk kepentingan umum, dan kami selaku investor, hanyalah mitra pemerintah dalam membangun fisik jalan yang kemudian dikompensasi dalam hal pengelolaan jalan," tandas Legowo.


#Sumber : Beritajatim.com