Kamis, 21 November 2013

Pembangunan Pasar Darurat Baledono Purworejo Dimulai

http://www.mediaproyek.com/

Purworejo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo membangun 1.353 kios pasar darurat untuk menampung para pedagang korban kebakaran Pasar Baledono. Kios darurat dibangun di lima tempat sesuai SK Bupati dan ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini.

“Minggu ini pembangunan kios darurat sudah dimulai, dan harus selesai maksimal tanggal 19 Desember nanti,” kata Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pariwisata (Diskopperindagpar) Purworejo Dra Suhartini MM, Kamis (21/11/2013).

Dijelaskan, total keseluruhan kios pasar darurat yang dibangun berjumlah 1.353 dengan rincian di kompleks belakang bangunan Ruko Plaza sebanyak 500 kios, di Pasar Suronegaran 140 kios, di Terminal Angkudes Kongsi 310 kios, di Jalan Pahlawan 256 kios, serta di Jalan Kemuning 147 kios.

Untuk kios yang sudah terlanjur dibangun di belakang Ruko Plaza, yang spesifikasinya sudah sesuai akan dibeli oleh rekanan. Sedangkan yang di Kongsi dan Kemuning hanya dibangun lantai kios karena atapnya sudah ada. “Mungkin anggaran lainnya nanti bisa untuk membangun saluran,” jelas Suhartini seraya menambahkan, lokasi itu sudah sesuai dengan SK Bupati tentang lokasi pasar darurat sebelum Pasar Baledono kembali dibangun.

#Sumber : krjogja.com

Rabu, 20 November 2013

Pengertian Bestek dan Gambar Bestek Dalam Proyek

http://www.mediaproyek.com/

Dalam sebuah proyek bangunan, mungkin diantara kita sering mendengar kata-kata bestek atau gambar bestek. Apa itu bestek / gambar bestek? Pada kesempatan kali ini akan kita bahas tentang Apa itu bestek / gambar bestek dalam sebuah proyek bangunan.

Pengertian Bestek
Bestek berasal dari bahasa Belanda yang artinya Peraturan dan syarat-syarat pelaksanaan suatu pekerjaan bangunan atau proyek. Dalam arti luas, bestek adalah suatu peraturan yang mengikat, yang diuraikan sedemikian rupa, terinci, cukup jelas dan mudah dipahami.

Bagian-bagian bestek terdiri dari :
  1. Peraturan Umum.
  2. Peraturan Administrasi.
  3. Peraturan dan Teknis Pelaksanaan.

Pengertian Gambar Bestek
Gambar bestek adalah gambar lanjutan dari uraian gambar pra rencana, serta gambar detail dasar dengan skala yang lebih besar. Gambar bestek juga terdiri atas lampiran dari uraian syarat-syarat (bestek) pekerjaan.

Gambar bestek terdiri dari :
  1. Gambar Situasi.
  2. Gambar Denah.
  3. Gambar Potongan.
  4. Gambar Perspektif.
  5. Gambar Rencana Atap.
  6. Gambar Detail Konstruksi.
  7. Gambar Pelengkap.

Bestek dan gambar bestek merupakan kunci pokok (tolok ukur) baik dalam menentukan kualitas dan scope of work maupun dalam menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya) proyek.

Dengan adanya bestek dan gambar bestek, maka pemborong / kontraktor dapat membayangkan bentuk dan macam bangunan yang diingini oleh Pemberi Tugas dan bagaimana untuk melaksanakannya.

Demikian sedikit ulasan tentang pengertian bestek dan gambar bestek dalam sebuah proyek. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Lowongan Kerja || Project Manager


PT. Unicorn Tosan Perkasa
Jl. Sriwijaya No. 133 Bandung
Jawa Barat, Indonesia

Responsibilities :
  • Membuat gambar perencanaan.
  • Melakukan survey ke lapangan.
  • Melakukan konsultasi dengan staff yang lain dan personnel terkait untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut gambar atau suatu proyek tertentu.

Requirements :
  • Age maximum 40 years old.
  • Mimimum Bachelor Degree (S1) in any major.
  • Mastering in Electrical - Electronic and Air Conditioning (AC).
  • Having minimum 5 yearsin the same field.

Company Overview :
PT. Unicorn Tosan Perkasa was founded on 16th July 1993 started from the mere love and passion of the founders for Electrical installation. It was originally started by installing simple electrical services to residential.

Since the formative years, our hard work, high standard services, and up to date innovations keep us well - known for completing various projects within the required timeline and within budget which put us as one of the leading mechanical and electrical contractor.

To become clients first choice, we always innovate any ideas of design and build for every scope of works. We offers wide range of services from conseptualization to design, project management, installation, commissioning, testing and maintenance both mechanically and electrically. Our self - made panel switchboard integrates the installation work to guarantee top quality that we offer.

To ensure our big or small jobs, we provide excellent customer service and quality management. We provide friendly, reliable, professional human resources and competitive service to come clients expectation. PT. Mandiri Abadi Selaras, an affiliation company was established to maintain the installation of the project. By choosing our company, you will discover the true commitment of aftercare.

Closing Date :
12 Desember 2013.


Proyek Pasar Gilingan Solo Terancam Molor


Solo - Proyek Pasar Gilingan yang menempati bekas lahan pangkalan angkutan umum non bus antar kota (Papsa) Solo terancam molor. Sebab hingga 19 November 2013, pembangunan terlambat hingga 9,8 persen dari jadwal proyek yang ditentukan. Padahal, batas waktu pembangunan berakhir 29 November 2013.

Berdasarkan laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selaku leading sector proyek pasar tersebut, pada 19 November 2013 mestinya persentase pembangunan mencapai 94,8 persen. Namun fakta di lapangan, realisasi pembangunannya masih di angka 84,9 persen.

"Dengan keterlambatan mencapai 9,8 persen, sementara deadline proyek sudah mepet, apa pembangunannya bisa selesai? Kalau sampai batas waktunya belum selesai, apa yang akan dilakukan? Karena waktu yang tersisa tinggal beberapa hari," kata Ketua Komisi III Honda Hendarto.

Haminto dari PT Tata Analisa Multimulya selaku pelaksana proyek mengaku, pembangunan terhadang sejumlah kendala. Salah satunya cuaca, di mana sering turun hujan. Warga di sekitar proyek juga keberatan jika pekerjaan dilembur sampai malam.

"Tapi kami berupaya optimal menyelesaikan pekerjaan. Jika bisa, kami minta waktu tambahan satu pekan untuk menyelesaikan pekerjaan, tanpa kena denda," katanya.

Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (PPHP) Proyek Pasar Gilingan Suhardi mengaku, salah satu kendala yang membuat proyek pembangunan pasar di eks lahan Travel Gilingan adalah sulitnya mencari tenaga las untuk pekerjaan atap.

Dikatakan Hardi, Pembangunan Pasar Gilingan berasal dari dua sumber pendanaan yakni dari APBD senilai Rp. 6 Miliar yang harus selesai pada tanggal 29 November 2013 dan APBN Rp. 5 Miliar yang harus selesai 10 Desember 2013. Dari dua dana tersebut untuk dan dari APBN belum selesai. Namun untuk dana ABD 99 % sudah selesai.

Kepala Disperindag Rohana mengatakan, dari evaluasi yang dilakukan, ada komitmen dari pelaksana proyek untuk menyelesaikan pekerjaan maksimal sampai 10 Desember 2013, jika dilakukan perpanjangan.

"Jika sampai 10 Desember 2013 tak rampung, maka kontrak akan diputus. Tapi mudah-mudahan hal itu tidak terjadi," katanya.

Selasa, 19 November 2013

Pemeriksaan (Cek List) APAR

http://www.mediaproyek.com/

APAR (Alat Pemadam Api Ringan) merupakan salah satu alat yang wajib hukumnya ada di dalam sebuah proyek. Biasanya dalam kurun waktu tertentu petugas K3 mengecek dan memeriksa keadaan APAR secara berkala.

Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi No. Per. 04/MEN/1980 setiap APAR harus diperiksa 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu :
1. Pemeriksaan dalam jangka 6 (enam) bulan.
Pemeriksaan tersebut meliputi :
  • Berisi atau tidaknya tabung, berkurang atau tidaknya tekanan dalam tabung, rusak atau tidaknya segi pengaman cartridge atau tabung bertekanan mekanik penembus segel.
  • Bagian-bagian dari luar tabung tidak boleh cacat termasuk handle dan label harus selalu dalam keadaan baik.
  • Mulut pancar tidak boleh tersumbat dan pipa pancar yang terpasang tidak boleh retak atau menunjukkan tanda-tanda rusak.
  • Untuk alat pemadam api ringan cairan atau asam soda, diperiksa dengan cara mencampur sedikit larutan sodium bicarbonat dan asam keras di luar tabung, apabila reaksi cukup kuat, maka APAR tersebut dapat dipasang kembali.
  • Untuk APAR jenis busa dapat diperiksa dengan mencampur sedikit larutan sodium bicarbonat dan alumunium sulfat di luar tabung, apabila reaksi cukup kuat, maka APAR tersebut dapat dipasang kembali.
  • Untuk APAR jenis CO2 harus diperiksa dengan cara menimbang serta mencocokkan dengan berat yang tertera pada APAR tersebut. Apabila kekurangan berat 10% tabung APAR tersebut harus diisi kembali sesuai denga berat yang ditentukan.

2. Pemeriksaan dalam jangka 12 bulan.
Untuk pemeriksaan dalam jangka 12 bulan sekali dilakukan seperti pemeriksaan dalam jangka 6 bulan namun ada beberapa tambahan pemeriksaan, antara lain sebagai berikut :
  • Isi alat pemdam api harus sampai batas permukaan yang telah ditentukan.
  • Pipa pelepas isi yang berada di dalam tabung dan saringan tidak boleh tersumbat atau buntu.
  • Ulir tutup kepala tidak boleh cacat atau rusak, dan saluran penyemprotan tidak boleh tersumbat.
  • Peralatan yang bergerak tidak boleh rusak, dapat bergerak dengan bebas, mempunyai rusuk atau sisi yang tajam dan bak gesket atau paking harus masih dalam keadaan baik.
  • Gelang tutup kepala harus masih dalam keadaan baik.
  • Bagian dalam dari alat pemadam api tidak boleh berlubang atau cacat karena karat.
  • Untuk jenis cairan busa yang dicampur sebelum dimasukkan larutannya harus dalam keadaan keadaan baik.
  • Untuk jenis cairan busa dalam tabung yang dilak, tabung harus masih dilak dengan baik.
  • Lapisan pelindung diri tabug gas bertekanan, harus daam keadaan baik.
  • Tabung gas bertekanan harus terisi penuh sesuai dengan kapasitasnya.

Demikian sedikit ulasan tentang pemeriksaan (cek list) Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Semoga bermanfaat dan terima kasih.

Lowongan Kerja || Site Manager ME


PT. Jaga Citra Inti
Jl. Tomang Raya, Jakarta Barat, Indonesia

Requirements :
  • Minimum D3 Degree in Mechanical/Electrical/Electronic Engineering.
  • At least 3 years experience in the same position as SM ME/BAS.
  • Good knowledge in system Mechanical/Electrical/BAS.
  • Good knowledge in ISO 9001 : 2008.
  • Computer literacy and good command in English.

Company Overview :
PT. Jaga Citra Inti established in 1989, is Indonesia's primier Mechanical & Electrical, Building Automation System and Intelligent Building System service provider. With more than 10 years experience in this highly spesialized field, we enjoy an rivalled reputation for our commitment to delivering International standard quality and results. Today, our project reflect a showcase of excellence for many of Indonesia's most prestigious buildings. Amoungst our significant accomplishment is included BNI 46 Building, the first intelligent building in Indonesia.

Closing Date :
19 Desember 2013.

Revitalisasi Pasar Rejosari Salatiga || Tradisional Apa Modern?

Salatiga - Pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang fiat. Kegiatan ini merupakan bagian dari perekonomian.

http://www.mediaproyek.com/
Pasar Rejosari Salatiga

Ini adalah pengaturan yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk item pertukaran. Persaingan sangat penting dalam pasar, dan memisahkan pasar dari perdagangan. Dua orang mungkin melakukan perdagangan, tetapi dibutuhkan setidaknya tiga orang untuk memiliki pasar, sehingga ada persaingan pada setidaknya satu dari dua belah pihak.

Pasar bervariasi dalam ukuran, jangkauan, skala geografis, lokasi jenis dan berbagai komunitas manusia, serta jenis barang dan jasa yang diperdagangkan. Beberapa contoh termasuk pasar petani lokal yang diadakan di alun-alun kota atau tempat parkir, pusat perbelanjaan dan pusat perbelanjaan, mata uang internasional dan pasar komoditas, hukum menciptakan pasar seperti untuk izin polusi, dan pasar ilegal seperti pasar untuk obat-obatan terlarang.

Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Pasar peserta terdiri dari semua pembeli dan penjual yang baik yang memengaruhi harga nya. Pengaruh ini merupakan studi utama ekonomi dan telah melahirkan beberapa teori dan model tentang kekuatan pasar dasar penawaran dan permintaan. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. Pasar memfasilitasi perdagangan dan memungkinkan distribusi dan alokasi sumber daya dalam masyarakat. Pasar mengizinkan semua item yang diperdagangkan untuk dievaluasi dan harga. Sebuah pasar muncul lebih atau kurang spontan atau sengaja dibangun oleh interaksi manusia untuk memungkinkan pertukaran hak (kepemilikan) jasa dan barang.

Secara historis, pasar berasal di pasar fisik yang sering akan berkembang menjadi - atau dari - komunitas kecil, kota dan kota.

Pengertian Pasar Modern

http://www.mediaproyek.com/
Mall Tamansari Salatiga

Pasar modern tidak banyak berbeda dari pasar tradisional, namun pasar jenis ini penjual dan pembeli tidak bertransaksi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang yang dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran, daging; sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama. Contoh dari pasar modern adalah hypermart, pasar swalayan (supermarket), dan minimarket.

http://www.mediaproyek.com/
Bentuk Tempat Jualan di Pasar Modern


Pengertian Pasar Tradisional

http://www.mediaproyek.com/
Bentuk Los di Pasar Tradisional yang bersih

Pasar Tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar. Bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Pasar Tradisional kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya.

Pasar seperti ini masih banyak ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang "legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, Pasar Klewer di Solo, Pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba bertahan menghadapi serangan dari pasar modern.

Bentuk Tempat Jualan di PasarTradisional

Jadi tampak jelaslah mana pasar tradisional dan mana pasar modern. pertanyaan kembali mucul bagaimana dengan pasar tradisional yang dibangun mewah menyerupai pasar modern, seperti pasar Bumi Serpong Damai, Pantai Indah Kapuk dsb.

Secara konseptual pengertian tentang pasar jika dilihat dari kriteria sudah tampak jelas yang namanya pasar tradisional dan modern, namun disinilah yang namanya inovasi. Bagaimanapun pasar tradisional tidak bisa terus mempertahankan ciri yang melakat yaitu kumuh, jorok, semrawut, tidak ada jaminan kepada pembeli. Seiring perkembangan zaman persepsi masyarakat sudah mulai mengalami perubahan yang awalnya central trading bertumpu di pasar sekarang sedang mengalami pergeseran, masihkah pasar tradisional mempertahankan citranya??? yang tadinya belum berdiri bangun megah Mall, sekarang sudah banyak, masihkah pasar tradisional mempertahankan tempat yang becek???? yang tadinya pelosok kampung adanya toko klontongan sekarang sudah minimarket merebak seperti jamur masihkah pasar tradisional bertahan dengan cirinya???

Sungguh tidak adil HAK yang di dapatkan pedagang, mereka hanya dibekali label pedagang (datang dari rumah duduk dilapak menunggu pembeli yang tak kunjung datang), tanpa dipikirkan bagaimana mereka mendapatkan kehidupan yang yang layak.

Pasar Modern di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat. Menurut data yang diperoleh dari Euromonitor (2004) hypermarket meru-pakan peritel dengan tingkat pertumbuhan paling tinggi (25%), koperasi (14.2%), minimarket / convenience stores (12.5%), independent grocers (8.5%), dan su-permarket (3.5%).

Selain mengalami pertumbuhan dari sisi jumlah dan angka penjualan, peritel modern mengalami pertumbuhan pangsa pasar sebesar 2.4% pertahun terhadap pasar tradisional. Berdasarkan survey AC Nielsen (2006) menunjukkan bahwa pangsa pasar dari pasar modern meningkat sebesar 11.8% selama lima tahun terakhir. Jika pangsa pasar dari pasar modern pada tahun 2001 adalah 24.8% maka pangsa pasar tersebut menjadi 32.4% tahun 2005. Hal ini berarti bahwa dalam periode 2001 – 2006, sebanyak 11.8% konsumen ritel Indonesia telah meninggalkan pasar tradisional dan beralih ke pasar modern.

Perkembangan yang pesat ini bisa jadi akan terus menekan keberadaan pasar tradisional pada titik terendah dalam 20 tahun mendatang. Pasar modern yang notabene dimiliki oleh peritel asing dan konglomerat lokal akan menggantikan peran pasar tradisional yang mayoritas dimiliki oleh masyarakat kecil dan sebelumnya menguasai bisnis ritel di Indonesia.

Alangkah baiknya kita sekarang secara bersama memikirkan bagaimana membuat pasar tradisional agar mampu berdaya saing dengan pasar modern, bentuk bangunan yang bagus merupakan Inovasi bagaimana selayaknya kita memberikan kesan yang indah untuk menarik pembeli, selasar yang luas merupakan bentuk kenyamanan yang diberikan kepada pembeli. Bukan malah menguatkan ego pedagang untuk mempertahankan citra buruk pasar tradisional. (MH).