Kamis, 17 Oktober 2013

Grease Trap || Fungsi dan Jenisnya


Grease trap adalah alat perangkap grease atau minyak dan oli. Alat ini membantu untuk memisahkan minyak dari air, sehingga minyak tidak menggumpal dan membeku di pipa pembuangan dan membuat pipa tersumbat. Terbuat dari pasangan bata maupun stainless steel sehingga aman dari korosi.

Grease Trap Atau alat penyaring lemak ini biasanya digunakan untuk di restaurant, di rumah makan, dan didapur. Mengapa? Karena Restoran dan dapur rumah, menghasilkan banyak limbah lemak / minyak yang dibuang melalui sink drain dari tempat pencuci piring dan peralatan memasak. Jika tidak dibuang, maka lemak/grease akan menggumpal didalam pipa saluran pembuangan/selokan dan menyebabkan pengendapan & penyumbatan.

Grease trap juga dikenal sebagai pencegat lemak, perangkat pemulihan (recovery) minyak dan konverter limbah minyak) merupakan perangkat pipa yang dirancang untuk mencegat sebagian besar gemuk/minyak dan zat padat lain sebelum memasuki sistem pembuangan air limbah. Limbah umumnya mengandung sejumlah kecil minyak yang masuk ke dalam septic tank dan fasilitas pengolahan untuk membentuk lapisan buih mengambang.

Jenis Grease Trap
1. Grease Trap Pasif.
Yaitu titik perangkat sederhana yang digunakan di bawah kompartemen bak cuci dalam dapur. Grease trap ini membatasi aliran dan menghapus 85-90% dari lemak dan minyak yang masuk. Makanan padat bersama dengan lemak, minyak, dan gemuk akan terjebak dan disimpan dalam perangkat ini.


2. Grease Trap Tangki in-Ground.
Grease trap jenis ini berukuran besar, biasanya 500-2000 galon. Unit-unit ini dibangun dari beton, fiberglass, atau baja. Dengan sifat ukuran lebih besar, perangkat ini memiliki kapasitas penyimpanan lemak dan limbah padat yang lebih besar untuk aplikasi aliran limbah yang tinggi seperti pada restoran atau rumah sakit. Trap ini biasa disebut pencegat gravitasi (gravity interceptors). Pencegat / trap memerlukan waktu retensi dari 30 menit untuk memungkinkan lemak, minyak, gemuk dan limbah padat makanan untuk menetap di tangki. Semakin banyak limbah masuk ke tangki maka begitu pula air yang bebas lemak didorong keluar dari tangki.





3. Grease trap sistem GRD (Grease Recovery Devices / Perangkat Pemulihan Lemak).
Grease trap jenis ini menghapus lemak / minyak permukaan secara otomatis ketika terjebak.


Demikian sedikit ulasan tentang grease trap. Semoga bermanfaat....

Rabu, 16 Oktober 2013

Mengapa Harus Memiih Arus Starting Motor Star Delta Daripada DOL?


Pada kesempatan ini akan kita ulas mengapa harus memilih arus starting motor listrik star delta daripada DOL. Arus starting motor listrik biasanya adalah sekitar empat hingga tujuh kali lebih besar dari arus nominalnya. Mengapa? Karena motor listrik membutuhkan torsi awal yang besar agar dapat melawan inersianya dan inersia bebannya dari keadaan diam.

Torsi adalah proporsional dengan kuadrat fluks. Fluks adalah perbandingan tegangan dan frekuensi. Tegangan memiliki hubungan sebanding dengan arus. Pada akhirnya, torsi besar berarti akan membutuhkan konsumsi arus yang besar juga.

Berikut kami sajikan pembuktian singkat mengapa arus starting star-delta lebih kecil daripada saat DOL, yaitu :

Sangat terlihat dari penurunan persamaan-persamaan di atas bahwa arus star adalah tiga kali lebih kecil dari arus deltanya (rangkaian DOL). Ini juga menandakan bahwa torsi awal saat star akan lebih kecil 1/3 daripada DOL (saat rangkaian delta).

Satu dari beberapa hal yang perlu diingat sebelum memutuskan untuk memilih starter star-delta adalah pastikan bahwa pengurangan torsi karena rangkaian star saat starting masih memungkinkan beban bisa diputar oleh motor listrik. Kontrol ini kurang ekonomis untuk beban yang membutuhkan torsi awal besar dari 40% karena kita harus menggunakan frame size yang lebih besar dari seharusnya.

Demikian sedikit ulasan tentang starting motor listrik star delta dan DOL. Semoga bermanfaat. Terima kasih...

Cara Menghitung Kebutuhan Tenaga Kerja


Sebelum proyek konstruksi dimulai, biasanya pihak Kontraktor mengajukan Time Schedule untuk menentukan durasi/lama pengerjaan proyek tersebut. Untuk menghitung durasi pelaksanaan, kita tak lepas menghitung jumlah tenaga kerja yang harus disediakan untuk mencapai target tersebut.

Pada kesempatan ini akan kami ulas tentang cara menghitung jumlah tenaga kerja dalam sebuah pekerjaan. Ada beberapa alternatif yang digunakan untuk menghitung jumlah tenaga kerja dalam sebuaha pekerjaan, antara lain :
1. Pengalaman Pekerjaan
Pengalaman merupakan guru yang paling berharga. Dari pengalaman dari setiap item pekerjaan konstruksi tentu dapat memperkirakan jumlah tenaga kerja untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

2. Standar Analisa Harga Satuan Pekerjaan SNI
Dengan pedoman analisa harga satuan yang dikeluarkan SNI juga bisa menentukan jumlah material dan tenaga kerja dalam sebuah pekerjaan.

Contohnya:
Misal sebuah pasangan batu bata merah dengan ukuran batu bata merah 5x11x22 cm dengan campuran spesi 1 PC : 4 PP seluas 60 m2. Berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu 5 hari?

Langkah pertama adalah kita lihat indeks tenaga kerja pekerjaan tersebut di SNI (yang kami pakai SNI 2007), yaitu :

Tenaga Kerja :
Pekerja 0,600
Tukang Batu 0,200
Kepala Tukang 0,020
Mandor 0,030

Jumlah Tenaga Kerja adalah :
0,600 x 60 m2 = 36 hari pekerja
0,200 x 60 m2 = 12 hari tukang batu
0,020 x 60 m2 = 1,2 hari kepala tukang
0,030 x 60 m2 = 1,8 hari mandor

Sehingga apabila pekerjaan pasangan batu bata merah seluas 60 m2 tersebut akan dikerjakan selama 5 hari, maka jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan sebagai berikut :
36 hari : 5 = 7,2 dibulatkan 8 pekerja
12 hari : 5 = 2,4 dibulatkan 3 tukang batu
1,2 hari : 5 = 0,24 dibulatkan 1 kepala tukang
1,8 hari : 5 = 0,36 dibulatkan 1 mandor

Demikian ulasan tentang cara menghitung jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Semoga bermanfaat, terima kasih.....

Selasa, 15 Oktober 2013

Akhirnya Pembangunan Monorel Dilanjutkan Kembali


JAKARTA - Pengerjaan proyek transportasi massal monorel yang telah bertahun-tahun tertunda akhirnya akan dilanjutkan kembali. Setelah beberapa waktu yang lalu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meresmikan peletakan batu pertama proyek pembangunan MRT, kini giliran proyek monorel yang akan digarap Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Ide pembangunan moda transportasi massal Monorel di Jakarta sebenarnya sudah lama muncul. Konstruksinya mulai dibangun pada tahun 2004 dan berlanjut di tahun 2005. Namun tahun 2011 proyek tersebut resmi dihentikan.

Di tahun 2005, Gubernur DKI Jakarta saat itu, Sutiyoso mencoba menjalankan proyek ini. Sejumlah tiang sudah berdiri, namun umur proyek tersebut tak panjang. Akhirnya proyek ini secara resmi dihentikan oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) pada tahun 2011.

Kini, giliran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang memegang tongkat estafet untuk 'menghidupkan' kembali mega proyek moda transportasi berbasis rel tersebut.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek tersebut akan dilakukan hari ini, Rabu (16/10) pukul 09.00 WIB oleh PT Jakarta Monorail di Jalan Setiabudi Utara, Kuningan, Jakarta Selatan. Rencananya, acara groundbreaking itu akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

Monorel akan dibangun dalam dua rute, yaitu rute blue line dan green line. Rute blue line akan membentang sepanjang 14,2 km, dari Kawasan Kampung Melayu menuju Tanah Abang dan mencakup 12 stasiun.

Sementara jalur green line akan membentang sepanjang 14,8 kilometer dengan rute Casablanca-Taman Rasuna-Kuningan Sentral-Setiabudi Utara-Karet-Pejompongan-Palmerah-Stadion Madya-Plaza Senayan-Gelora Bung Karno-SCBD-Polda Metro Jaya-Satria Mandala-Gran Melia-Casablanca.

Proyek yang memakan dana Rp 15 triliun ini diprediksi, menurut rencananya, akan memakan waktu pengerjaan selama tiga tahun.


#Sumber : Berbagai sumber

Metode Pengujian Korosi Material Zincalum


Seperti yang telah kita ketahui, zincalum adalah baja lapis yang mengandung logam campuran 55 % alumunium dan 45 % seng dengan kelas coating AZ 150 yang diproses dengan teknogi tinggi.

Ada 3 metode pengujian yang biasa digunakan untuk mengukur kemampuan baja lapis dalam menghadapi korosi, antara lain : 

1. Uji Penyemprotan Larutan Garam ( Salt Spray Testing )
Pengujian laboratorium ini mengacu pada metode pengujian ASTM B117 dan AS1580. hasilnya menunjukkan bahwa setelah 2000 jam disemprot oleh larutan garam, Zincalum Steel tetap memiliki tampilan yang jauh lebih baik dibandingkan denga baja Galvanis yang disemprot dengan larutan garam walaupun hanya selama 240 jam saja.

2. Uji Wilayah Pantai ( Severe Marine Exposure )
Setelah 6 tahun diuji dengan cahaya langsung di wilayah pantai Bellambi Point, bahan Galvanis sudah sangat kentara kehilangan lapisannya dan disertai pula oleh munculnya karat merah pada lapisan teratasnya, sedangkan zincalum masih tetap dalam kondisi yang baik tanpa sedikitpun tanda-tanda adanya korosi.

3. Uji Lapangan
Setelah 20 tahun terpasang di sebuah bangunan, tampak nyata bahwa atap yang terbuat dari Zincalum Steel masih dalam kondisi yang sangat baik sedangkan atap yang terbuat dari baja Galvanis sudah menunjukkan munculnya karat merah yang signifikan.

Dari hasil ketiga test yang bisa dipertanggungjawabkan tersebut diatas menunjukkan bahwa Zincalum Steel yang diproduksi dengan mengacu pada Australian Standard AS 1397 dan Standard Indonesia SNI no 07.4096.1996 adalah merupakan produk yang superior dalam menghadapi korosi apalagi jika dibandingkan dengan baja Galvanis.

Demikian sedikit ulasan tentang metode pengujian korosi material zincalum. Terima kasih



Tabel Besi BjKU

BjKU yang merupakan kepanjangan dari Baja Batangan Untuk Keperluan Umum adalah baja berbentuk batang, berpenampang bulat dengan permukaan polos yang digunakan bukan untuk keperluan penulangan konstruksi beton, yang dihasilkan dari canai panas atau canai panas ulang.

Berikut kami sajikan tabel diameter dan berat besi BjKU sebagai berikut :


Demikian sedikit ulasan tentang besi BjKU. Semoga bermanfaat...

Minggu, 13 Oktober 2013

Pipa Vent dan Fungsinya


Sering kita lihat di dalam instalasi pipa buangan / pipa air kotor kita jumpai adanya instalasi pipa vent. Atau yang sering kita lihat di septic tank di rumah kita atau di perumahan-perumahan sering kita dapatkan pipa vent. Sebenarnya apa itu pipa vent? Apa fungsinya? Mari kita bahas bersama-sama.

Pipa vent merupakan pipa instalasi untuk mengeluarkan udara yang terjebak di dalam instalasi pipa air buangan. Tujuan pemasangan pipa vent adalah :
  1. Menjaga sekat air dari efek siphon atau tekanan, sehingga dapat dipertahankan mempunyai kedalaman 50 - 100 mm.
  2. Menjaga aliran air yang lancar di dalam pipa pembuangan.
  3. Memungkinkan adanya sirkulasi udara di dalam semua jaringan pipa pembuangan

Hal-hal yang dapat menyebabkan hilangnya sekat air :
  1. Efek siphon sendiri, timbul apabila seluruh perangkap dan pipa pembuangan terisi air buangan pada akhir proses pembuangan mengakibatkan sekat air akan ikut mengalir.
  2. Efek hisapan, akibat tekanan vakum pada alat plambing disebabkan adanya aliran pada pipa tegak yang terpasang dekat dengan sekat air.
  3. Efek tiupan, merupakan kebalikan dari hisapan.
  4. Efek kapiler, terjadi bila ada rambut atau serat yang tersangkut dekat dengan sekat air.
  5. Penguapan air, terjadi bila alat plumbing tidak dipergunakan dalam jangka waktu yang lama.

Jenis-jenis sistem pipa vent :
  1. Sistem vent tunggal, sistem ini dipasang pada setiap alat plumbing dan disambungkan pada vent lainnya atau langsung ke udara terbuka.
  2. Sistem vent lup, melayani dua atau lebih alat plumbing (maksimum 8) dan disambungkan ke vent pipa tegak.
  3. Sistem vent pipa tegak, merupakan perpanjangan dari pipa tegak buangan, diatas cabang mendatar yang paling tinggi.
  4. Sistem vent bersama, dimana pipa vent dipasang untuk melayani dua alat plumbing yang dipasang bertolak belakang.
  5. Sistem vent basah, dimana pipa vent berfungsi sebagai buangan dari alat plumbing selain closet.
  6. Sistem vent yoke, yaitu pipa vent yang menghubungkan pipa tegak air buangan dengan pipa tegak vent.

Demikian sedikit ulasan tentang pipa vent dan fungsinya. Semoga bermanfaat. Terima kasih...