Selasa, 06 Agustus 2013

Atap Polycarbonate


Polycarbonate merupakan salah satu jenis dari thermoplastic polimer. Sifatnya mudah dikerjakan (easily worked), dicetak (easily moulded) dan mudah terbentuk dengan panas (easily thermoformed). Material ini banyak digunakan pada industri kimia modern. Material ini memiliki identifikasi kode plastik 7.

Polycarbonate lebih banyak dikenal sebagai penutup atap. Sebenarnya ada banyak kegunaan bahan yang kuat dan tahan panas ini. Mungkin anda sudah sering melihat penutup atap pergola yang terbuat dari bahan semitransparan berwarna-warni. Polycarbonate juga digunakan untuk ruang-ruang tambahan seperti carport, ruang jemur, gudang, atau ruang-ruang yang sudah tidak mungkin lagi mendapat cahaya dari jendela. Sebenarnya material ini sudah ditemukan di AS, dan Jerman sejak tahun 1956. tetapi baru masuk ke Indonesia sekitar pertengahan 1980-an.

Beberapa keuntungan memakai atap polycarbonate :
  1. Bahan material yang kuat dan kokoh serta ringan
  2. Flexible
  3. Tahan panas (matahari)
  4. Modelnya simple dan elegan untuk penutup atap maupun pagar
  5. Tersedia berbagai warna, bahkan ada yang tranasparan
  6. Lebih kedap suara

Demikian sedikit ulasan tentang atap polycarbonate. Semoga bermanfaat...

Test Kuat Tekan Beton


Beton merupakan material yang banyak digunakan sebagai bahan utama rumah tinggal, gedung bertingkat dan lain-lain. Untuk mengetahui kualitas beton yang direncanakan maka perlu dicari berapa kuat tekan betonnya. Oleh sebab itu, kita perlu melakukan test kuat tekan beton.

Metode ini dimaksudkan sebagai pegangan dalam pengujian ini untuk menentukan kuat tekan (compressive strength) beton dengan benda uji berbentuk silinder yang dibuat dan dimatangkan (curring) di laboratorium maupun di lapangan. Kuat tekan beban beton adalah besarnya beban per satuan luas, yang menyebabkan benda uji beton hancur bila dibebani dengan gaya tekan tertentu, yang dihasilkan oleh mesin tekan.

Sebelum melakukan pengujian kuat tekan beton siapkan benda uji terlebih dahulu, peralatan yang digunakan adalah sebagai berikut :
  1. Cetakan silinder, diameter 152 mm, tinggi 305 mm;
  2. Tongkat pemadat, diameter 16 mm, panjang 600 mm, dengan ujung dibulatkan, dibuat dari baja yang bersih dan bebas karat;
  3. Mesin pengaduk atau bak pengaduk beton kedap air;
  4. Timbangan dengan ketelitian 0,3% dari berat contoh;
  5. Mesin tekan, kapasitas sesuai kebutuhan;
  6. Satu set alat pelapis (capping);
  7. Peralatan tambahan : ember, sekop, sendok, sendok perata, dan talam;
  8. Satu set alat pemeriksa slump;
  9. Satu set alat pemeriksaan berat isi beton.

Setelah peralatan disiapkan, berikut ini adalah cara pembuatan benda uji:
  1. Benda uji dibuat dari beton segar yag mewakili campuran beton;
  2. Isilah cetakan dengan adukan beton dalam 3 lapis, tiap-tiap lapis dipadatkan dengan 25 kali tusukan secara merata. Pada saat melakukan pemadatan lapisan pertama, tongkat pemadat tidak boleh mengenai dasar cetakan, pada saat pemadatan lapisan kedua serta ketiga tongkat pemadat boleh masuk kira-kira 25,4 mm kedalam lapisan dibawahnya;
  3. Setelah selesai melakukan pemadatan, ketuklah sisi cetakan perlahan-lahan sampai rongga bekas tusukan tertutup, ratakan permukaan beton dan tutuplah segera dengan bahan yang kedap air serta tahan karat, kemudian biarkan beton dalam cetakan selama 24 jam dan letakkan pada tempat yang bebas dari getaran.
  4. Setelah 24 jam, bukalah cetakan dan keluarkan benda uji, untuk perencanaan campuran beton, rendamlah benda uji dalam bak perndam berisi air pada temperatur 25oC disebutkan untuk pematangan (curing), selama waktu yang dikehendaki, untuk pengendalian mutu beton pada pelaksanaan pembetonan, pematangan (curing) disesuaikan dengan persyaratan.

Untuk melaksanakan pengujian kuat tekan beton harus diikuti beberapa tahapan sebagai berikut:
  1. Ambilah benda uji yang akan ditentukan kekuatan tekannya dari bak perendam, kemudian bersihkan dari kotoran yang menempel dengan kain lembab;
  2. Tentukan berat dan ukuran benda uji;
  3. Lapisilah (capping) permukaan atas dan bawah benda uji dengan mortar belerang;
  4. Letakkan benda uji pada mesin tekan secara centris;
  5. Jalankan mesin tekan dengan penambahan beban yang konstan berkisar antara 2 sampai 4 kg/cm2 per detik;
  6. Lakukan pembebanan sampai uji menjadi hancur dan catatlah beban maksimum yang terjadi selama pemeriksaan benda uji;
  7. Gambar bentuk pecah dan catatlah keadaan benda uji.

Perhitungan :
Kuat tekan beton = P/A
Keterangan :
P = beban maksimum (kg)
A = luas penampang (cm2)

Beberapa ketentuan khusus yang harus diikuti sebagai berikut:
  1. Untuk benda uji berbentuk kubus ukuran sisi 20 x 20 x 20 cm cetakan diisi dengan adukan beton dalam 2 lapis, tiap-tiap lapis dipadatkan dengan 29 kali tusukan; tongkat pemadat diameter 16 mm, panjang 600 mm;
  2. Untuk benda uji berbentuk kubus ukuran sisi 15 x 15 x 15 cm, cetakan diisi dengan adukan beton dalam 2 lapis, tiap-tiap lapis dipadatkan dengan 32 kali tusukan, tongkat pemadat diameter 10 mm, panjang 300 mm;
  3. Benda uji berbentuk kubus tidak perlu dilapisi;
  4. Bila tidak ada ketentuan lain konversi kuat tekan beton dari bentuk kubus ke bentuk silinder, maka gunakan angka perbandingan kuat tekan seperti berikut :
    Tabel Angka Perbandingan Kuat Tekan
  5. Pemeriksaan kekuatan tekan beton biasanya pada umur 3 hari, 7 hari, dan 28 hari;
  6. Hasil pemeriksaan diambil nilai rata-rata dari minimum 2 buah benda uji;
  7. Apabila pengadukan dilakukan dengan tangan (hanya untuk perencanaan campuran beton), isi bak pengaduk maksimum 7 dm3 dan pengadukan tidak boleh dilakukan untuk campuran beton slump.
Demikian sedikit uraian tentang test kuat tekan beton. Terima kasih....

Senin, 05 Agustus 2013

Kemegahan Dan Kecanggihan Bandara Kualanamu Medan


Medan - Bandara Kualanamu merupakan salah satu bandara baru di Indonesia yang lebaran 2013 tahun ini telah beroperasi melayani penumpang arus mudik jalur udara. Meskipun pada awal pembukaan bandara mengalami beberapa kekurangan, namun perlu kita banggakan atas kemegahan bandara ini.

Lokasi Bandar Udara Internasional Kualanamu terletak di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bandara ini merupakan satu – satunya bandara yang memiliki jaringan transportasi terintegrasi dengan stasiun Kereta Api. Dinas Perhubungan Sumatera menyatakan bahwa Kualanamu memiliki moda transportasi terlengkap bila dibandingkan bandara lain. Moda transportasi penghubung tersebut diantaranya, Kereta Api yang akan dioperasionalkan oleh PT Railink, kemudian bus dengan 3 koridor, diopersionalkan oleh Perum Damri dan PT ALS, serta taksi. Kereta Api menuju Kualanamu ini merupakan moda transportasi yang pertama kali menuju bandara. Bahkan, ini akan menjadi percontohan bagi bandara lain untuk menggunakan kereta api sebagai moda transportasi. Penggunaan kereta api ini dianggap lebih efisien, mengingat kereta api tidak terkena hambatan dengan lalu lintas jalanan, sehingga akan terbebas dari kemacetan.

Secara fisik, bentuk bangunan memiliki cita rasa seni artistik yang lebih tinggi sehingga ciri tersebut bisa menjadi ikon sebuah bandara internasional. PT Angkasa Pura (AP) II telah melakukan penandatangan perjanjian kerjasama dengan Incheon International Airport Corporation (IIAC) pada 25 Juni 2012 yang lalu. IIAC merupakan bandara swasta yang terbesar di Korea selatan, dan merupakan yang tersibuk di dunia berdasarkan hasil survey. Bandara Inchoen bahkan telah menerima penilaian oleh Skytrax dan mendapat peringkat 5 bintang.

Bandara Kualanamu juga memiliki keunggulan dalam segi aksesibilitas. Dengan dilengkapi 10 gerbang masuk, Kualanamu merupakan bandara pertama di Indonesia yang pembangunannya menggunakan dana dalam negeri. Disisi lain untuk meningkatkan sisi kenyamanan penumpang, bandara ini menempatkan ruang terbuka hijau dengan berbagai jenis bunga dengan berbagai warna yang menarik. Hal ini tentu saja dilakukan untuk kesejukan serta menunjukkan tanaman-tanaman unik khas Indonesia. Selain itu, Kualanamu juga dikatakan pertama dalam penggunaan teknologi tinggi bandara di Indonesia. Sebagai contoh, dalam sistem penggunaan X-Ray, dimana seutuhnya teknologi penyinaran berada di pembagasian, atau yang biasa disebut dengan Baggage Handling System (BHS) yang berasal dari Belanda sebagaimana digunakan di Changi Airport, Hongkong Airport, dan lain sebagainya.

Berikut foto-foto kemegahan Bandara Kuala Namu Medan :










Demikian sedikit artikel kemegahan Bandara Kualanamu yang menjadi kebanggan baru warga Medan Sumatera Utara. Terima kasih....






Sabtu, 03 Agustus 2013

Cara Mengatasi Dinding Yang Retak


Terkadang dinding rumah atau bangunan proyek kita sering terjadi keretakan. Ada beberapa hal cara mengatasi keretakan dinding tersebut, antara lain :
  1. Selidiki terlebih dahulu penyebab keretakan dinding tersebut.
  2. Jika penyebabnya adalah tidak kuatnya struktur, maka cara mengatasinya adalah dengan memberikan perkuatan struktur rumah tersebut baru dilakukan perbaikan dindingya.
  3. Jika penyebabnya adalah penggunaan material yang tidak benar, maka solusi terbaik adalah mengganti dinding tersebut dengan pasangan yang baru dengan kualitas material yang baik, karena perbaikan pada suatu titik dapat berhasil namun pada titik lainnya kemungkinan juga timbul masalah baru.
  4. Jika penyebabnya adalah retak biasa, maka cara memperbaikinya adalah dengan terlebih dahulu membobok dinding yang retak, kemudian menambalnya dengan campuran material yang baik, plesteran, acian kemudian difinish sesuai sisi dinding sekitarnya.

Demikian sedikit ulasan tentang cara mengatasi dinding yang retak. Terima kasih.

Jumat, 02 Agustus 2013

Tips Memilih Sepatu Safety Yang Baik Dan Benar


Sepatu safety / safety shoes merupakan salah satu Alat pelindung Diri (APD) yang wajib digunakan di dalam area proyek. Sepatu safety berfungsi untuk mencegah kecelakaan fatal yang menimpa kaki karena benda tajam atau berat, benda panas, cairan kimia dan sebagainya. Oleh sebab itu, dibawah ini ada beberapa cara memilih sepatu safety yang baik dan benar agar dapat digunakan di dalam area proyek, antara lain :
  1. Sepatu safety hendaknya berbahan tebal dan tahan gesekan dengan benda luar misalnya batu, besi dll.
  2. Carilah sepatu safety yang agak tinggi, paling tidak sampai mata kaki untuk memberikan perlindungan ekstra.
  3. Pilihlah sepatu safety yang nyaman dikenakan dan tidak panas agar menambah tingkat kenyamanan Anda saat mengenakannya.
  4. Jangan memilih sepatu safety yang terbuat dari bahan yang sangat keras karena bisa membuat kaki Anda terasa sakit atau lecet.
  5. Untuk penggunaan di lingkungan lembab, sebaiknya Anda memilih sepatu safety yang berbahan plastik atau karet.
  6. Jangan terlalu terkecoh dengan merk yang mahal harganya, yang terpenting adalah faktor keamanan dan kenyamanan Anda terjamin ketika mengenakan sepatu safety tersebut.

Demikian beberapa tips memilih sepatu safety yang baik dan benar agar keselamatan kaki kita di area proyek terjamin.





Nyentriknya Arsitektur Masjid Turen Malang


Malang - Masjid Turen atau Masjid Tiban adalah sebenarnya Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah yang terletak di Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah). Nama yang cukup panjang yang mempunyai makna Laut Madu atau, "Fadilah Rohmat" (Segarane, Segara, Madune, Fadhole Rohmat-terjemahan Bahasa Jawa)

Disebut Masjid tiban karena Konon masjid yang sangat megah ini dibangun tanpa sepengetahuan warga sekitar, dan menurut mitos dibangun oleh jin dalam waktu hanya semalam. Namun, ketika desas-desus ini dikonfirmasi kepada “orang dalam”, dikatakan bahwa pembangunan masjid – yang sebenarnya merupakan kompleks pondok pesantren secara keseluruhan – semua bersifat transparan karena dikerjakan oleh santri dan jamaah. Bantahan dari “orang dalam” itu jelas sekali terpampang di depan meja penerima tamu dengan tulisan besar-besar, “Apabila ada orang yang mengatakan bahwa ini adalah pondok tiban (pondok muncul dengan sendirinya), dibangun oleh jin dsb., itu tidak benar. Karena bangunan ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Bihaaru Bahri ‘Asali Fadlaailir Rahmah yang murni dibangun oleh para santri dan jamaah.”

Arsitek dari pembangunan ponpes ini bukanlah seseorang yang belajar dari ilmu arsitektur perguruan tinggi, melainkan hasil dari istikharah pemilik pondok, KH Achmad Bahru Mafdloludin Sholeh. Karenanya, bentuknya menjadi sangat unik, seperti perpaduan timur tengah, china dan modern. Untuk pembangunannya pun tidak menggunakan alat-alat berat dan modern seperti halnya untuk membangun gedung bertingkat. Semuanya dikerjakan oleh para santri yang berjumlah 250 orang dan beberapa penduduk di sekitar pondok.

Bangunan ini berarsitektur ala Timur Tengah dengan hiasan-hiasan kaligrafi arab di tembok-temboknya dan setiap sudut bangunan. Bahkan di samping pos keamanan yang berwarna orange tepat berada di pintu masuk, di beberapa bagiannya ada tulisan kaligrafinya.

Ornamen kaligrafi-kaligrafi yang menghiasi masjid ini sebagian besarnya dikerjakan sendiri oleh para santri dengan penuh kesabaran, ketelitian dan keihklasan. Hal ini penting dibutuhkan untuk menghasilkan karya kaligrafi yang indah, selain sebagai sarana untuk menambah keterampilan tambahan bagi para santri ponpes.

Pondok Pesantren dan masjid mencapai 10 lantai, untuk yang tingkat satu sampai tingkat empat digunakan sebagai tempat para santri pondokan, lantai enam digunakan sebagai ruang keluarga, lantai tujuh, lima dan delapan terdapat toko-toko kecil yang bermacam-macam makanan ringan dan pakaian dan dikelola oleh para santri wanit. Dari satu lantai ke lantai yang lainnya fasilitas tangga telah disediakan , begitu pula dengan lift pun walau belum berfungsi sepenuhnya.

Di dalam ponpes juga tersedia kolam renang yang dilengkapi oleh perahu. Perahu ini dapat dinaiki oleh wisatawan anak-anak setelah meminta izin terlebih dahulu kepada santri yang ada di sekitar tempat itu. Tak hanya itu di dalam kompleks ponpes juga ada berbagai jenis binatang, ruangan aquarium, dan perpustakaan yang berisikan buku-buku tentang islam. Nah, jika merasa letih mengelana dari satu lantai ke lantai lainnya, tinggal istirahat di kursi istirahat yang telah disediakan. Kursi untuk istirahat itu dibuat dari kayu jati dengan bentuknya yang unik, dan dihiasi bagian atasnya dengan kaligrafi.

Berikut beberapa foto Masjid Turen Malang :

 














Demikian sedikit uraian tentang nyentriknya arsitektur Masjid Turen Malang, semoga menambah wawasan kita tentang arsitektur bangunan di Indonesia. Terima kasih....

Kamis, 01 Agustus 2013

Keselamatan Kerja Pada Proses Pembongkaran Bangunan


Dalam sebuah proyek, ada beberapa lokasi yang sebelumnya sudah ada bangunan existing lalu dirobohkan dan dibuat bangunan baru. Pada saat pembongkaran bangunan existing tersebut ada beberapa langkah-langkah K3 yang harus diperhatikan dalam rangka keselamatan pekerja, antara lain :

  1. Merencanakan langkah-langkah pengamanan K3 untuk semua pekerja yang berada di tempat kerja sebelum memulai kegiatan pembongkaran bangunan.
  2. Melakukan engineering survey, antara lain mencakup melihat kondisi struktur yang akan di bongkar termasuk peninjauan atas kekuatan bangunan, bagian yang tidak stabil dari bangunan dan kemungkinan collapse, merencanakan metode, peralatan dan tenaga yang akan dipergunakan untuk pembongkaran serta untuk pengamanan kepentingan publik, memperhitungkan potensial hazard seperti terkubur, celaka dll, menetapkan perangkat K3 kedalam setiap tahap kegiatan, antara lain : jaring pengaman, rambu / tanda peringatan, alat pelindung diri dll serta jika bangunan yang akan dibongkar sudah rusak karena kebakaran, banjir, huru-hara atau sebab lainnya, maka perlu direncanakan suatu sistem pengamanan seperti : bracing, shoring dll untuk melindungi pekerja dari kemungkinan robohnya bangunan.
  3. Menetapkan petugas yang kompeten dan berpengalaman atau ahli dalam melaksanakan pembongkaran bangunan
  4. Membuat jalanan yang aman untuk lalu lintas pekerja.
  5. Memastikan semua aliran listrik dalam kondisi mati (shut off) sebelum pelaksanaan pembongkaran di mulai dan saluran air dan gas dalam kondisi mati / tertutup. Jika dipandang membahayakan, maka aliran listrik, saluran air dan gas dapat dipindahkan ke lokasi sementara di luar bangunan dan dalam kondisi aman.
  6. Mengunakan alat pelindung diri yang sesuai, helm, sepatu bot, sarung tangan, masker dsb.
  7. Menyiapkan pelayanan kecelakaan kerja, antara lain : petugas P3K atau tenaga medis bila perlu, denah dan rujukan rumah sakit / klinik terdekat, kendaraan untuk mengangkut dan alat komunikasi.
  8. Memasang barikade, pagar pengaman agar orang tidak melewati area bongkaran.
  9. Memastikan bangunan yang akan dibongkar sudah tidak terdapat sisa barang – barang yang berbahaya, misalnya : bahan yang mudah terbakar atau meledak dll.
  10. Pembongkaran dimulai dengan memindahkan benda-benda yang mudah dilepas, misalnya pintu dan jendela, bangunan yang menjorok keluar serta bagian atas bangunan dan diteruskan ke arah bawah.
  11. Pembongkaran dinding dan pasangan batu bata harus dilakukan lapis demi lapis dan bertahap.
  12. Mengarsipkan semua catatan yang terkait dengan proses pembongkaran bangunan termasuk foto dokumentasi, sehingga apabila di kemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita punya arsip saat pembongkaran.

Demikian beberapa langkah-langkah K3 dalam pelaksanaan pembongkaran bangunan demi keselamatan pekerja. Terima kasih...